My Story ; Persahabatan dengan Kehendak-Nya
Akan ada saatnya kita benar-benar
mengerti arti pertemuan. Pertemuan yang bakal diakhiri oleh perpisahan , ntah
berpisah karna sekolah , karna keadaan , atau berpisah karna kembali padanya .
belum ada yang tahu siapa yang
pada akhirnya mnegucapkan “SELAMAT TINGGAL” terlebih dahulu, ahh… tidak bisa
kupikirkan gimana hari-hariku tanpamu. Kita juga belum tahu gimana masa depan
kita ? apakah masa depan kita sama dengan yang kita rencanakan kemarin ? atau
apa yang kita renccanakan tidak sama dengan rencana Allah , ahhhh … apa yang
kau pikirkan gimana nanti kita ?
11 tahun lamanya- hei itu bukan
waktu yang singkat aku mengenalmu, waktu yang telah kita habiskan untuk bersama
, tempat yang sering kita kunjungi , alasan mengapa aku menangis karnamu , alasan
aku tertawa karnamu, alasan aku mengomel karnamu , memori ini masih kuat untuk
mengingat semuanya .
Hingga tua nanti jangan lupa
untuk ceritakan masa persahabatan ini ke anak,cucumu. Betapa bahagianya dan
betapa indahnya persahabatan dari dalam perut. Dan jangan lupa cerita kalau
kita pernah surat-suratan pakai binder, ahhh lucunya
Satu hal yang perlu kau ketahui,
“melangkalah kedepan ikutin kata hatimu bukan mata angin”
Yahhh ketika sudah waktunya ,
genggam kedua tenganku peluk erat tubuhku, tetaplah kau berjanji “jadi sahabat
setiaku” , yakinkalan dalam hatimu bahwa tidak aka nada yang bisa memisahkan
kita kecuali kehendak-Nya.

akak jangan lupa belajar yaa😝
BalasHapus